MEMBANGUN PRODUKTIVITAS DIRI
Assalamu’alaikum
Wr.Wb.
Hallo kawan-kawan..aku akan berbagi cerita selama
menjalani waktu senggang setelah 1 semester menyelesaikan studi strata 1 Ilmu
Hukum di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
Alhamdulillah..setelah
kurang lebih 5 bulan menempuh studi semester pertama perkuliahan yang ditutup Ujian
Akhir Semester (UAS),kini tiba waktu senggang yang lumayan cukup lama.
Sebenarnya itu bukan waktu senggang, melainkan waktu dimana kampus memberi
kesempatan mahasiswa untuk memperbaiki nilai dari hasil studi selama satu (1)
semester. Karena Kota tempat studi tak begitu jauh dengan daerah tempat
tinggalku maka aku putuskan setelah ujian berakhir aku langsung gass pulang ke Pacitan, Jatim. Padahalnilai
hasil studi belum keluar seluruhnya namun berusaha optimis aja nggak ada mata
kuliah yang perlu diperbaiki, kalaupun ada yaa tinggal langsung balik aja ke
jogja (hehehe, pikirku yang terlalu enteng) hehehe.
Satu bulan free
dari kegiatan perkuliahan itu sepertinya serasa lega banget. Dimana selama
kuliah banyak tugas yang harus diselesaikan begitu pula kegiatan-kegiatan
kampus yang aku ikuti. Pikirku waktu selama free
itu akan aku gunakan untuk besar-besaran berlibur dan refreshing untuk melepas
penat. Eeh, tapi perlu diingat waktu sebulan itu bukan benar-benar free lho..
tapi ada agenda memperbaiki nilai hasil studi (remidiasi) hehehe. Namun, setelah aku putuskan untuk pulang ke
Pacitan berangsur-angsur nilai keluar di akun pribadi mahasiswa (unisys), yaa alhamdulillah meski tak
baik-baik banget setidaknya tak jelek-jelek banget juga nilai yang tertera di akun
pribadi ku (3,82 terlalu cukup bagiku,hehehe). Arggh, tapi itu bukan menjadi
suatu prestasi jikalau tanpa ada aksi (kata hatiku, hehe).
Beberapa hari menjalani waktu senggang di Pacitan aku
mulai merasa janggal dalam setiap aktivitas. Setiap detik serasa tidak menjadi
detik-detik yang produktif bagi seorang pemuda yang masih memiliki banyak modal
dalam mengarungi kehidupan ini, terutama modal kesempatan,energi dan idealisme
(Jiaahh..retorika :D). Waktu itu aku mencoba pergi ke Kota Kabupaten yang berjarak
sekitar 21 Km dari Desa tempat tinggalku. Berhubung di Desa Jaringan Ponsel
tidak cukup baik maka setelah masuk di Kota ternyata aku mendapat Notifikasi di
Black Berry Massanger (BBM) dari kawan-kawan Organisasi
Kepemudaan untuk diajak mempersiapkan penyelenggaraan sebuah kegiatan yang
bertajuk Rasa cinta dan Peduli Membangun
Daerah. Ahhaii kesempatan yang bagus ini pikirku untuk mengisi waktu
senggang.hehe
Dengan turut mempersiapkan kegiatan itu,diwaktu senggang aku
melakukan aktivitas yang produktif. Meski sedikitnya pengetahuan berorganisasi
telah aku dapatkan kala di SMA namun ternyata banyak hal-hal baru yang aku dapatkan
selama itu. Seperti langsung action berkolaborasi
dengan kawan organisasi yang baru kenal, bernegosiasi dan berkonsolidasi dengan
pejabat daerah (legislator dan eksekutor), dan banyak hal-hal kecil yang
bermanfaat lainnya. Beberapa dari hal-hal baru itu yang aku garis bawahi adalah
berkembangnya pengetahuanku mengenai karakter masyarakat dan negara. Karena
selama mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan tersebut aku bersinggungan
langsung dengan masyarakat dan para aparatur daerah. Ada beberapa substansi
acara dalam kegiatan itu, antara lain Pembukaan stand untuk sosialisasi
Perguruan Tinggi untuk siswa/siswi SLTA, Dialog dan Konsolidasi Pemerintahan
dengan Pemerintah Daerah dan Pentas Seni dengan target masyarakat umum.
Beberapa hal substansial tersebutlah yang menjadikan hari-hari senggangku
produktif yaitu turut serta membangun daerah khususnya dalam bidang
Kepemudaan,Pendidikan dan Pariwisata.
Beberapa hari kegiatan bersama kawan-kawan pemuda telah usai,
aku mulai merasa menjalani waktu yang vacum
non productivelagi. Beruntung pada bulan itu tepat ketika Daerahku
memeringati Hari Jadi yang ke-270, aku berfikir daripada hanya berdiam diri
dirumah lebih baik mencoba melakukan kegiatan yang cukup produktif lagi,
hitung-hitung kado buat Hari Jadi Daerahku. Pada kesempatan ini aku mencoba seolah-olah
menjadi awak media masyarakat (Citizen
Journalist), hehehe. Hal ini atas inisiatif dan inspirasi dari situs
mediainternet (Kompasiana) dan
stasiun televisi swasta (NET TV) yang
memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi membangun negeri
melalui Jurnalisme. Hal pertama yang aku lakukan adalah membuat akun pribadi
disitus Kompasiana dan kemudian aku
mencoba menorehkan gagasan serta kejadian dilingkungan sekitar untuk ditulis
dan diupload kesitus itu. Kemudian, selanjutnya yang aku lakukan adalah bersama
beberapa kawan SMAku (Alvians,Deta,Nasrul) membuat project video berita Citizen
Journalist mengenai Kirab dan Prosesi Hari Jadi yang ke-270 Kabupaten
Pacitan. Video ini aku gagas setidaknya untuk promosi pariwisata Pacitan khususnya
Pariwisata Sosial Budaya. Kalau Daerah lain memiliki destinasi wisata sosial
budaya yang terkenal diantaranya Kab.Ponorogo memiliki destinasi wisata Grebeg
Suro, Pulau Dewata Bali memiliki destinasi wisata Tari Kecak,Tari Barong, namun
Kabupaten Pacitan aku rasa juga bisa memiliki destinasi wisata sosial budaya
yang pada kali ini aku kemasdalam produksi video yang berjudul “Destinasi
Wisata Sosial Budaya dalam Kirab dan Prosesi Hari Jadi Kab. Pacitan” (ini
postingannya : https://www.youtube.com/watch?v=T2Ensn3pZ2c).Jika kawan-kawan ingin tahu kunjungi
link-nya yaa J. Kalau untuk postingan perdana tulisan di Kompasiana bisa juga dibuka disini (http://www.kompasiana.com/rizahakiki). Dari aktivitas
ini satu hal yang bisa aku ambil adalah bagaimana cara seseorang mampu
mengimplementasikan inisiatif dan gagasannya dalam bentuk produk.
Sebenarnya secara tidak sengaja banyak hal-hal produktif
yang aku jalani selama waktu senggang. Dan jangan salah selama waktu senggang
itu aku tidak bisa menikmati asyiknya bermain/berlibur, ternyata selama
menjalani aktivitas itu aku justru merasabanyak bermain dan berwisata. Dengan
menikmati destinasi tiap-tiap agenda peringatan hari jadi kemudian aku abadikan
melalui tulisan-tulisan dan video dokumenter menjadi suatu kesan tersendiri
mengisi waktu senggang seolah-olah bekerja tanpa kehilangan kesempatan
bermain/berwisata.
Bertemu kawan-kawan SMA serasa juga menjadi hal
produktif, selain berbagi canda & tawa ternyata juga bisa berbagi
pengalaman dari masing-masing aktivitas kawan-kawan yang belajar ditempat lain.
Selain itu, berbagi pengalaman dengan adik-adik yang masih belajar di SMA dalam
beberapa kesempatan di kegiatan mantan SMA ku juga menjadi hal yang aku
rasa sangat produktif, karena disitu aku dapat selalu belajar dan mengajar.
Singkat cerita,
setiap manusia itu memiliki modal, yaitu berupa berbagai macam Anugerah dari
Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu bentuk pertanggung jawaban rasa syukur adalah
menggunakan Anugerah itu melalui post-post aktivitas yang produktif.
Terima Kasih saya ucapkan kepada pembaca atas kesediaan
membaca tulisan ini, semoga menjadi semangat kita bersama untuk terus berkreasi
dan berinovasi mensyukuri Nikmat Illahi. Maaf jika tulisan ini banyak
kekurangan dan kekeliruan yang menimbulkan prasangka bagi pembaca namun tidak
ada maksud lain dari penulis selain keinginan untuk berbagi sesama. Kritik dan
masukan sangat penulis harapkan dalam komentartulisan
ini. J
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Komentar
Posting Komentar