Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

KONTRIBUSI ORGANISASI KEPEMUDAAN

Organisasi Kepemudaan Daerah sebagai Wadah Kreasi Pemuda untuk Mewujudkan Pemuda Jawa Timur Makmur dan Berakhlak [1] Oleh : Yuniar Riza Hakiki [2] PENDAHULUAN             Sejak 87 tahun yang lalu tepatnya 28 Oktober 1928 pemuda Indonesia telah menggelorakan ikrar sakralnya sebagai wujud kristalisasi semangat penegasan cita-cita berdirinya Negara Indonesia. Hal ini mengandung makna bahwa inisiasi pemuda sejak peristiwa yang dikenal dengan “Sumpah Pemuda” tersebut tidak dapat diragukan lagi. Bahkan inisiator muda “Indonesia Mengajar” Anies Baswedan yang sekarang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI) Kabinet Kerja menyatakan bahwa Pemuda adalah harapan bangsa,kiprah mereka selalu menentukan,dalam sejarah kita lihat rata-rata anak mudalah yang membangkitkan bangsa . [3] Oleh karenanya penulis optimis bahwa pemuda merupakan tulang punggung bangsa yang mampu menyokong berdi...

BELAJARLAH DARI SEJARAH

Gambar
Orang akan menjadi pintar karena Belajar, orang akan menjadi paham karena mempelajari, dan orang akan menjadi bijak apabila memahami, terkhusus memahami sejarah. Baik sejarah para Pahlawan, Guru, Negara, maupun institusi. Maka disini penulis mengutip dan menuliskan kutipan pidato Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Prof. Mahfud MD yang disampaikan pada saat testimoni “Membedah Pemikiran Alm. Prof. Dahlan Thaib yang beliau juga merupakan Guru Besar FH UII” dalam kegiatan “Pekan Konstitusi” tribute to Prof. Dr. Dahlan Thaib,S.H,M.Si yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Hukum Kontitusi FH UII pada 18-22 Agustus 2015. Sebelum memasuki uraian pernyataan Prof. Mahfud MD mengenai Sejarah Perjuangan Alm. Prof Dahlan Thaib selama perjuangannya di Kampus UII serta sejarah Kampus UII sendiri, terlebih dahulu mari kita simak sejarah singkat UII yang penulis kutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Islam_Indonesia berikut: Pada tahun 1945, sidang umum Masjo...

KEBIJAKAN PENDANAAN PARPOL DARI APBN

Dalam negara demokrasi, Partai Politik (Parpol) merupakan salah satu basis penting untuk menyokong serta menjalankan proses demokratisasi. Abraham Lincoln menyatakan bahwa demokrasi adalah Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat yang mana antara Rakyat dengan Penguasa harus terdapat “jembatan” untuk menghubungkannya. Dalam demokrasi kontemporer, partai politik telah menjadi instrumen utama rakyat untuk berkompetisi dan mendapatkan kendali atas institusi-institusi politik. [1] Dengan adanya partai politik jabatan-jabatan politik yang semula menjadi semacam previllage   kelompok sosial tertentu menjadi dapat diakses dari dan oleh semua kalangan masyarakat tanpa melihat kelas dan stratifikasi sosial. [2]             Indonesia sebagai negara yang bentuk pemerintahannya adalah demokrasi, kehadiran serta keberadaan parpol merupakan suatu hal yang penting. Dasar legitimasi yuridis parpol adalah pasal 28 UUD NRI ...

MEMBANGUN BUDAYA DAKWAH DALAM KAMPUS

“Peran Intelektual Muslim dalam Pembangunan Indonesia Bermartabat” Membangun Budaya Dakwah dilingkungan Kampus [1] ( dakwah..?? It’s okay ) Oleh : Yuniar Riza Hakiki PENDAHULUAN     Berawal dari tema “Peran Intelektual Muslim dalam Pembangunan Indonesia Bermartabat”, dalam kesempatan ini penulis mencoba menuliskan gagasan dari analisa permasalahan yang sangat berpengaruh terhadap martabat suatu Bangsa, Negara maupun Agama. Kita ketahui bersama bahwa di Indonesia terjadi cukup banyak permasalahan di berbagai bidang. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, kriminal, korupsi, kisruh/konflik antar kelompok masyarakat, sengketa-sengketa antar lembaga negara, dan berbagai permasalahan yang lain. Memahami kondisi seperti inilah yang mendorong penulis untuk turut berpartisipasi menganalisa dan mengungkapkan gagasan dalam kompetisi penulisan essay ini. Menurut Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kementerian dalam negeri dari sekitar 234,2 juta penduduk Indonesi...